Tampilkan postingan dengan label Perangkat Lunak Jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perangkat Lunak Jaringan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Januari 2012

0 Manajemen Paket dengan RPM

1. RPM Red Hat Package Manager

       RPM memungkinkan user untuk membuat database dan melakukan pencarian terhadap paket software. RPM dapat digunakan untuk melakukan install, uninstall, upgrade dan query database paket software. RPM melakukan pemeriksaan kebutuhan space hard disk dan ketergantungan antar paket pada saat instalasi.

2. Install Paket dengan RPM

Sintaks :
rpm -ivh nama_paket
Contoh :
# rpm -ivh apache-1.3.19-5.i386.rpm
Preparing... ########################################### [100%]
1:apache ########################################### [100%]

3.Uninstall Paket dengan RPM

Sintaks :
rpm -e nama_paket
Contoh :
# rpm -e apache

4.Upgrade Paket dengan RPM
Sintaks :
rpm -Uvh nama_paket
Contoh :
# rpm -Uv apache-1.3.19-5.i386.rpm
apache########################

5.Query Paket dengan RPM
Sintaks :
rpm -q nama_paket
Contoh :
# rpm -q apache
apache-1.3.19-5
Contoh lain :
·Menampilkan seluruh paket yang telah terinstal
# rpm -qa
·Menampilkan seluruh file yang tergabung dalam suatu paket
# rpm -ql apache
·Menampilkan nama paket yang memiliki suatu file
# rpm -qf /bin/bash
NEXT - Manajemen Paket dengan RPM

0 File System

File system merupakan cara dan struktur data yang digunakan oleh sistem operasi untuk memelihara file di suatu disk atau partisi.

1. Membuat Filesystem
Sintaks:
mkfs [pilihan] nama_device
 Pilihan:
              t fstype : tipe filesystem
              c : cek bad block
              l namafile : baca daftar bad block dari namafile

Untuk membuat filesystem pada floppy disk langkahlangkahnya:
# fdformat n /dev/fd0
# mkfs t ext2 c /dev/fd0

2. Mount Filesystem
Mount merupakan proses untuk membuat isi suatu disk dapat diakses oleh sistem dan menggabungkannya ke dalam pohon direktori sistem.
Sintaks:
mount nama_device nama_direktori
Contoh:
# mount /dev/fd0 /mnt/floppy
# mount /dev/cdrom /mnt/cdrom

3.Unmount Filesystem
unmount bisa dilakukan apabila filesystem yang akan di unmount sedang tidak diakses
Sintaks:
umount nama_device atau umount nama_direktori
Contoh:
# umount /dev/fd0
# umount /mnt/floppy

4. Utilitas Filesystem
    4.1. fsck
fsck dapat digunakan untuk memperbaiki filesystem yang mengalami kerusakan misalnya akibatsistem tidak di shutdown secara benar. Filesystem yang akan diperbaiki harus dalam keadaantidak di mount.
Sintaks:
fsck nama_device
Contoh:
# fsck /dev/fd0

   4.2. badblocks
Digunakan untuk memeriksa bad block suatu disk. Hasil dari perintah bad block berupa daftar block yang rusak. Daftar ini dapat digunakan oleh fsck untuk menghindari sistem menulis ke block yang rusak tersebut.
Sintaks:
badblocks nama_device > nama_file
Contoh:
# badblocks /dev/fd0 > badblock
# fsck l badblock /dev/fd0

  4.3. df
Digunakan untuk melihat free space disk.
Sintaks:
df
Contoh:
# df

  4.4. du
Digunakan untuk mengetahui pemakaian disk oleh suatu direktori.
Sintaks:
du nama_direktori
Contoh:
# du /home
NEXT - File System

Rabu, 11 Januari 2012

0 Perangkat Lunak Open Source

Mengapa Menggunakan Open Source Software?

Mengapa harus menggunakan perangkat lunak open source? Dalam pekerjaan sehari-hari dengan komputer, kita mungkin sering menggunakan beberapa perangkat lunak komersial yang sudah terkenal seperti Microsoft Windows sebagai sistem operasi, Microsoft Office sebagai aplikasi perkantoran, Adobe Photoshop dan Corel Draw sebagai aplikasi untuk desain dan gambar, Microsoft Visio sebagai aplikasi untuk membuat diagram, Microsoft Outlook untuk membaca dan menerima e-mail ataupun Microsoft Project sebagai aplikasi untuk melakukan manajemen proyek. Namun tahukah Anda, bahwa perangkat lunak yang disebutkan tadi memiliki harga lisensi satuan dari ratusan hingga ribuan dolar AS per perangkat lunak? Jika Anda menginvestasikan uang Anda untuk membeli beberapa perangkat lunak asli tersebut ke dalam komputer, tentu Anda harus mengeluarkan biaya ribuan dolar AS untuk sebuah komputer. Tentu Anda juga tidak ingin melanggar hukum dengan menggunakan perangkat lunak ilegal bukan?
Karena itulah tersedia berbagai ragam perangkat lunak open source yang dapat diunduh secara gratis dan disebarluaskan dengan bebas. Selain itu, karena dibangun oleh suatu komunitas yang saling bertukar informasi di seluruh dunia, perangkat lunak jenis ini berkembang dengan cukup baik.

Apa saja Alternatif Open Source Software?

Berikut ini beberapa jenis perangkat lunak open source yang dapat dengan mudah Anda dapatkan sebagai pengganti perangkat lunak berbayar Anda yang mahal:
  • Linux

    Anda dapat mengganti Microsoft Windows yang Anda gunakan setiap hari dengan sistem operasi Linux. Sistem operasi yang pertama kali dikembangkan oleh Linus Trovald ini telah menjadi alternatif terbaik untuk menggantikan Microsoft Windows. Banyak varian dan distribusi Linux yang dikembangkan dengan tampilan yang sangat bagus. Misalnya Ubuntu, Mandrake, dan Fedora adalah distribusi Linux yang cukup mudah digunakan oleh orang awam sekalipun.
  • Open Office

    Salah satu aplikasi perkantoran yang paling tepat untuk menggantikan Microsoft Office adalah Open Office. Perangkat lunak ini dikembangkan secara khusus oleh sebuah perusahaan besar yaitu Sun Microsystem namun tersedia secara gratis. Dalam sebuah paket Open Office tersedia banyak aplikasi yang mampu menggantikan tugas Microsoft Office. Bahkan Open Office mampu membuka file yang disimpan dengan format Microsoft Office.
  • GIMP

    Jika Anda senang melakukan desain dan menggambar, Anda dapat menggunakan aplikasi GIMP. Anda dapat memodifikasi foto dan gambar Anda dan menyimpannya dalam berbagai format file gambar. Dan perangkat lunak ini dapat secara gratis Anda dapatkan sebagai pengganti aplikasi Adobe Photoshop atau Corel Draw yang harganya tentu sangatlah mahal.
  • Dia

    Microsoft Visio tentulah menjadi perangkat lunak yang bagus untuk membuat diagram. Namun tahukah Anda bahwa Anda juga dapat membuat diagram dengan perangkat lunak yang gratis dan legal? Perangkat lunak tersebut memiliki nama Dia. Dengan perangkat lunak ini, Anda dapat membuat berbagai diagram dengan format menarik.
  • Mozilla Thunderbird

    Anda sering menerima e-mail di Microsoft Outlook? Anda bisa menggunakan alternatif aplikasi e-mail yang disebut sebagai Mozilla Thunderbird untuk menerima, membaca dan mengirim e-mail Anda. Selain itu Mozilla Thunderbird juga dilengkapi dengan News Reader untuk membaca berbagai berita terbaru.
  • Gantt Project

    Jika Anda seorang yang ditugasi melakukan manajemen proyek, Anda tentu biasa menggunakan Microsoft Project untuk melakukan tugas ini. Namun Anda dapat juga menggunakan alternatif perangkat lunak gratis yaitu Gantt Project yang memiliki kesanggupan seperti Microsoft Project.
Semua perangkat lunak open source yang disebutkan di atas (kecuali Linux) dapat dijalankan pada sistem operasi Microsoft Windows maupun Linux dengan berbagai varian dan distribusinya. Tentunya Anda dapat menghemat dari ratusan hingga ribuan dolar AS jika Anda mulai menggunakan perangkat lunak open source. Selain yang disebutkan di atas, masih banyak lagi perangkat lunak open source yang bisa Anda gunakan sebagai alternatif dari perangkat lunak komersial.
NEXT - Perangkat Lunak Open Source

Kamis, 05 Januari 2012

0 Keamanan Sistem Linux

1. Keamanan Fisik.
    a. Kunci Komputer
Banyak komputer pribadi saat ini yang memiliki kemampuan mengunci. Biasanya kunci ini berupa soket pada bagian depan casing yang bisa dimasukkan kunci untuk mengunci mau pun membukanya, Kunci casing dapat membantu mencegah seseorang untuk mencuri dari komputer, atau membukanya secara langsung untuk memanipulasi atau pun mencuri perangkat keras yang anda miliki. Kunci ini juga berguna untuk mencegah orang tertentu untuk mereboot komputer anda dari disket mau pun perangkat keras lainnya.
Kunci casing ini melakukan halhal yang berbeda menurut fasilitas yang ditawarkan oleh motherboard dan bagaimana struktur casing itu sendiri. Pada banyak komputer pribadi, perusahaan pembuat menciptakan casing tersebut sedemikian rupa sehingga anda harus menghancurkannya untuk membukanya. Sedangkan pada tipe casing yang lain, keyboard mau pun mouse baru tidak dapat dipasangkan ke dalamnya. Periksalah mainboard anda, mau pun instruksinya untuk informasi lebih lanjut. Kadang kadang hal ini bisa menjadi sangat berguna, walau pun kunci yang digunakan seringkali berkualitas rendah dan dapat dengan mudah dikalahkan oleh si penyerang dengan metode pembukaan kunci yang dimilikinya.
Beberapa mesin terutama SPARC dan Mac punya pengaman di bagian belakangnya, sehingga jika ada yang memasukkan kabel ke dalamnya, si penyerang harus memotong kabelnya atau merusak casing untuk masuk ke dalamnya. Dengan meletakkan padlock atau combo lock akan menjadi pengamanan yang cukup baik untuk mencegah orang lain mencuri mesin anda.

   b. Keamanan BIOS
BIOS adalah tingkatan terendah dari perangkat lunak yang mengkonfigurasi atau memanipulasi perangkat keras anda. BIOS adalah singkatan dari Basic Input Output System. LILO dan berbagai metode boot Linux lainnya mengakses BIOS untuk menentukan cara untuk memboot mesin Linux anda. Perangkat keras lain yang dijalankan dengan Linux memiliki perangkat lunak yang mirip (Open Firmware di Mac dan new Suns, Sun boot PROM, dll). Anda dapat menggunakan BIOS untuk mencegah penyerang untuk memboot komputer dan memanipulasi sistem Linux anda.
Banyak BIOS komputer yang bisa diset kata kuncinya. Walau pun begitu, keamanan belum terjamin karena seseorang bisa saja menset ulang BIOS atau pun membuangnya jika ada orang yang mampu memasuki casingnya. Mirip dengan itu, EEPROM S/Linux dapat diset untuk memenuhi sebuah kata kunci boot. Hal ini mungkin dapat
memperlambat gerak si penyerang. Resiko lainnya dari mempercayai kata kunci BIOS untuk mengamankan sistem anda adalah masalah kata kunci yang digunakan. Kebanyakan pembuat BIOS tidak berharap pembeli untuk membuka komputernya dan mencabut baterai untuk menghilangkan kata kuncinya apabila mereka lupa. Pembuat BIOS ini seringkali melengkapi BIOS mereka dengan kata kunci standar dari pembuatnya.
Banyak BIOS dari komputer dengan sistem Intel i386 memberikan kemudahan untuk mengatur berbagai macam seting keamanan. Periksalah manual BIOS anda atau lihatlah pada saat anda akan melakukan boot up lagi. Sebagai contoh, beberapa BIOS tidak mengizinkan anda untuk memboot dari disket dan menuntut kata kunci untuk mengakses fasilitas tertentu dari BIOS. Sebagai catatan, jika anda memiliki mesin server, dan anda mengeset sebuah kata kunci boot, mesin anda tidak akan melakukan boot tanpa sepengetahuan dari anda sendiri. Ingatlah bahwa anda harus masuk ke ruangan server dan menyediakan kata kunci setiap kali terjadi penurunan daya listrik.

   c. Keamanan Boot Loader
Berbagai macam boot loader Linux juga memiliki seperangkat kata kunci boot. Sebagai contoh, LILO memiliki kata kunci dan beberapa seting tertutup. LILO akan meminta masukan berupa kata kunci dari pengguna, sementara seting tertutup meminta kata kunci boottime jika anda menambahkan option (misalnya single) di prompt LILO.
Ingatlah selalu kata kunci yang anda masukkan pada saat seting. Juga jangan lupa bahwa kata kunci tersebut akan memperlambat gerakan beberapa hacker. Jika anda menerapkan keamanan dalam bootloader, aturlah BIOS anda sehingga komputer tidak bisa diboot dari disket, dan berikan kata kunci pada BIOS anda.
Jangan lupa juga untuk menset atribut berkas /etc/lilo.conf menjadi 600 (rw), yang artinya berkas tersebut hanya bisa dibaca dan ditulis oleh root. Jika tidak, orang lain akan dapat mengetahui kata kunci anda. Jika anda memiliki sebuah server, dan memberikan kata kunci boot, maka mesin anda tidak akan dapat memboot tanpa seizin anda. Ingatlah bahwa anda harus datang dan memasukkan kata kunci setiap kali terjadi masalah dengan daya listrik pada ruangan di mana server berada.

2. Keamanan Lokal.
    a. Membuat Account Baru
Anda harus yakin bahwa anda menyediakan account pengguna dengan keleluasaan minimal sesuai dengan tugas yang akan mereka kerjakan. Jika anda menyediakan account kepada seorang anak berumur 10 tahun, anda mungkin hanya akan memberikan akses ke program pengolah kata dan program menggambar kepadanya, sehingga dia tidak bisa menghapus berkas yang bukan miliknya sendiri.
Beberapa tips yang mungkin bisa membantu membatasi akses:
·Berikan kepada mereka akses yang minimum sesuai dengan kebutuhannya
·Berhatihatilah, perhatikan kapan dan dimana mereka login
·Pastikan bahwa anda telah menghapus account yang sudah tidak digunakan lagi, yang dapat anda tentukan dengan perintah 'last' atau pun dengan memeriksa berkas log aktivitas dari tiap pengguna.
·Penggunaan userid yang sama untuk semua komputer dan jaringan sangat dianjurkan untuk mempermudah pemeliharaan account, dan memudahkan analisa berkas log.
·Pembuatan userid dengan group harus dihindari. Account pengguna lebih mudah untuk diawasi dan diperhitungkan, berbeda halnya dengan account group.

   b. Keamanan Root
Account root memiliki akses penuh terhadap keseluruhan sistem. Ingat jangan menggunakan account root dengan sembarangan. Gunakan account root hanya untuk
mengerjakan suatu pekerjaan khusus saja dan lakukan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama. Biasakan untuk menggunakan account pengguna biasa untuk menjalankan aplikasi sehari hari. Bahkan kesalahan terkecil yang dilakukan pada saat login sebagai root dapat menyebabkan kekacauan yang fatal.
Beberapa trik untuk menghindari kekacauan ketika login sebagai root:
·Ketika mengetikkan beberapa perintah yang kompleks, cobalah untuk menjalankannya pertama kali dengan cara yang aman, khususnya perintah yang menggunakan globbing. Anda dapat juga menggunakan echo di depan perintah yang anda ketikkan, sehingga anda yakin bahwa anda benar benar ingin menjalankannya.
·Menyediakan pengguna dalam sistem anda dengan alias standar (alias rm='rm i' ke perintah rm untuk memberikan konfirmasi mengenai penghapusan berkas.
·Jadilah root hanya untuk melakukan pekerjaan tertentu saja. Jika anda ingin mencoba sesuatu, cobalah dengan login pengguna biasa sampai anda yakin apa yang akan anda lakukan dengan login root.
·Variabel path untuk root sangat penting. Cobalah batasi isi variabel path perintah untuk root dan jangan memasukkan "." (direktori saat ini) ke dalam variabel path. Jangan pernah memberikan izin akses tulis ke dalam direktory yang ada di variabel path, supaya pengguna lain tidak bisa memasukkan berkas binary lain yang bisa membuatnya menjadi root setelah anda mengeksekusi berkas binary tersebut.
·Jangan menggunakan perangkat lunak tools rlogin/ rsh/ rexec sebagai root. Karena perangkat lunak tersebut mudah diserang oleh penyusup. Jangan pula membuat sebuah berkas .rhost untuk root.
·Dalam berkas /etc/securetty terdapat daftar terminal di mana root dapat login. Berhati hatilah apabila anda ingin memodifikasinya. Sedapat mungkin loginlah sebagai pengguna biasa, dan gunakan perintah su untuk mendapatkan akses lebih.
·Terakhir cobalah untuk bersikap tenang dan berpikir jernih ketika login sebagai root. Apa pun yang anda lakukan sebagai root akan sangat mempengaruhi banyak hal. Karena itu berpikirlah sebelum anda melakukan hal bodoh yang dapat merusak seluruh sistem.
NEXT - Keamanan Sistem Linux
Tampilkan postingan dengan label Perangkat Lunak Jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perangkat Lunak Jaringan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Januari 2012

Manajemen Paket dengan RPM

1. RPM Red Hat Package Manager

       RPM memungkinkan user untuk membuat database dan melakukan pencarian terhadap paket software. RPM dapat digunakan untuk melakukan install, uninstall, upgrade dan query database paket software. RPM melakukan pemeriksaan kebutuhan space hard disk dan ketergantungan antar paket pada saat instalasi.

2. Install Paket dengan RPM

Sintaks :
rpm -ivh nama_paket
Contoh :
# rpm -ivh apache-1.3.19-5.i386.rpm
Preparing... ########################################### [100%]
1:apache ########################################### [100%]

3.Uninstall Paket dengan RPM

Sintaks :
rpm -e nama_paket
Contoh :
# rpm -e apache

4.Upgrade Paket dengan RPM
Sintaks :
rpm -Uvh nama_paket
Contoh :
# rpm -Uv apache-1.3.19-5.i386.rpm
apache########################

5.Query Paket dengan RPM
Sintaks :
rpm -q nama_paket
Contoh :
# rpm -q apache
apache-1.3.19-5
Contoh lain :
·Menampilkan seluruh paket yang telah terinstal
# rpm -qa
·Menampilkan seluruh file yang tergabung dalam suatu paket
# rpm -ql apache
·Menampilkan nama paket yang memiliki suatu file
# rpm -qf /bin/bash

File System

File system merupakan cara dan struktur data yang digunakan oleh sistem operasi untuk memelihara file di suatu disk atau partisi.

1. Membuat Filesystem
Sintaks:
mkfs [pilihan] nama_device
 Pilihan:
              t fstype : tipe filesystem
              c : cek bad block
              l namafile : baca daftar bad block dari namafile

Untuk membuat filesystem pada floppy disk langkahlangkahnya:
# fdformat n /dev/fd0
# mkfs t ext2 c /dev/fd0

2. Mount Filesystem
Mount merupakan proses untuk membuat isi suatu disk dapat diakses oleh sistem dan menggabungkannya ke dalam pohon direktori sistem.
Sintaks:
mount nama_device nama_direktori
Contoh:
# mount /dev/fd0 /mnt/floppy
# mount /dev/cdrom /mnt/cdrom

3.Unmount Filesystem
unmount bisa dilakukan apabila filesystem yang akan di unmount sedang tidak diakses
Sintaks:
umount nama_device atau umount nama_direktori
Contoh:
# umount /dev/fd0
# umount /mnt/floppy

4. Utilitas Filesystem
    4.1. fsck
fsck dapat digunakan untuk memperbaiki filesystem yang mengalami kerusakan misalnya akibatsistem tidak di shutdown secara benar. Filesystem yang akan diperbaiki harus dalam keadaantidak di mount.
Sintaks:
fsck nama_device
Contoh:
# fsck /dev/fd0

   4.2. badblocks
Digunakan untuk memeriksa bad block suatu disk. Hasil dari perintah bad block berupa daftar block yang rusak. Daftar ini dapat digunakan oleh fsck untuk menghindari sistem menulis ke block yang rusak tersebut.
Sintaks:
badblocks nama_device > nama_file
Contoh:
# badblocks /dev/fd0 > badblock
# fsck l badblock /dev/fd0

  4.3. df
Digunakan untuk melihat free space disk.
Sintaks:
df
Contoh:
# df

  4.4. du
Digunakan untuk mengetahui pemakaian disk oleh suatu direktori.
Sintaks:
du nama_direktori
Contoh:
# du /home

Rabu, 11 Januari 2012

Perangkat Lunak Open Source

Mengapa Menggunakan Open Source Software?

Mengapa harus menggunakan perangkat lunak open source? Dalam pekerjaan sehari-hari dengan komputer, kita mungkin sering menggunakan beberapa perangkat lunak komersial yang sudah terkenal seperti Microsoft Windows sebagai sistem operasi, Microsoft Office sebagai aplikasi perkantoran, Adobe Photoshop dan Corel Draw sebagai aplikasi untuk desain dan gambar, Microsoft Visio sebagai aplikasi untuk membuat diagram, Microsoft Outlook untuk membaca dan menerima e-mail ataupun Microsoft Project sebagai aplikasi untuk melakukan manajemen proyek. Namun tahukah Anda, bahwa perangkat lunak yang disebutkan tadi memiliki harga lisensi satuan dari ratusan hingga ribuan dolar AS per perangkat lunak? Jika Anda menginvestasikan uang Anda untuk membeli beberapa perangkat lunak asli tersebut ke dalam komputer, tentu Anda harus mengeluarkan biaya ribuan dolar AS untuk sebuah komputer. Tentu Anda juga tidak ingin melanggar hukum dengan menggunakan perangkat lunak ilegal bukan?
Karena itulah tersedia berbagai ragam perangkat lunak open source yang dapat diunduh secara gratis dan disebarluaskan dengan bebas. Selain itu, karena dibangun oleh suatu komunitas yang saling bertukar informasi di seluruh dunia, perangkat lunak jenis ini berkembang dengan cukup baik.

Apa saja Alternatif Open Source Software?

Berikut ini beberapa jenis perangkat lunak open source yang dapat dengan mudah Anda dapatkan sebagai pengganti perangkat lunak berbayar Anda yang mahal:
  • Linux

    Anda dapat mengganti Microsoft Windows yang Anda gunakan setiap hari dengan sistem operasi Linux. Sistem operasi yang pertama kali dikembangkan oleh Linus Trovald ini telah menjadi alternatif terbaik untuk menggantikan Microsoft Windows. Banyak varian dan distribusi Linux yang dikembangkan dengan tampilan yang sangat bagus. Misalnya Ubuntu, Mandrake, dan Fedora adalah distribusi Linux yang cukup mudah digunakan oleh orang awam sekalipun.
  • Open Office

    Salah satu aplikasi perkantoran yang paling tepat untuk menggantikan Microsoft Office adalah Open Office. Perangkat lunak ini dikembangkan secara khusus oleh sebuah perusahaan besar yaitu Sun Microsystem namun tersedia secara gratis. Dalam sebuah paket Open Office tersedia banyak aplikasi yang mampu menggantikan tugas Microsoft Office. Bahkan Open Office mampu membuka file yang disimpan dengan format Microsoft Office.
  • GIMP

    Jika Anda senang melakukan desain dan menggambar, Anda dapat menggunakan aplikasi GIMP. Anda dapat memodifikasi foto dan gambar Anda dan menyimpannya dalam berbagai format file gambar. Dan perangkat lunak ini dapat secara gratis Anda dapatkan sebagai pengganti aplikasi Adobe Photoshop atau Corel Draw yang harganya tentu sangatlah mahal.
  • Dia

    Microsoft Visio tentulah menjadi perangkat lunak yang bagus untuk membuat diagram. Namun tahukah Anda bahwa Anda juga dapat membuat diagram dengan perangkat lunak yang gratis dan legal? Perangkat lunak tersebut memiliki nama Dia. Dengan perangkat lunak ini, Anda dapat membuat berbagai diagram dengan format menarik.
  • Mozilla Thunderbird

    Anda sering menerima e-mail di Microsoft Outlook? Anda bisa menggunakan alternatif aplikasi e-mail yang disebut sebagai Mozilla Thunderbird untuk menerima, membaca dan mengirim e-mail Anda. Selain itu Mozilla Thunderbird juga dilengkapi dengan News Reader untuk membaca berbagai berita terbaru.
  • Gantt Project

    Jika Anda seorang yang ditugasi melakukan manajemen proyek, Anda tentu biasa menggunakan Microsoft Project untuk melakukan tugas ini. Namun Anda dapat juga menggunakan alternatif perangkat lunak gratis yaitu Gantt Project yang memiliki kesanggupan seperti Microsoft Project.
Semua perangkat lunak open source yang disebutkan di atas (kecuali Linux) dapat dijalankan pada sistem operasi Microsoft Windows maupun Linux dengan berbagai varian dan distribusinya. Tentunya Anda dapat menghemat dari ratusan hingga ribuan dolar AS jika Anda mulai menggunakan perangkat lunak open source. Selain yang disebutkan di atas, masih banyak lagi perangkat lunak open source yang bisa Anda gunakan sebagai alternatif dari perangkat lunak komersial.

Kamis, 05 Januari 2012

Keamanan Sistem Linux

1. Keamanan Fisik.
    a. Kunci Komputer
Banyak komputer pribadi saat ini yang memiliki kemampuan mengunci. Biasanya kunci ini berupa soket pada bagian depan casing yang bisa dimasukkan kunci untuk mengunci mau pun membukanya, Kunci casing dapat membantu mencegah seseorang untuk mencuri dari komputer, atau membukanya secara langsung untuk memanipulasi atau pun mencuri perangkat keras yang anda miliki. Kunci ini juga berguna untuk mencegah orang tertentu untuk mereboot komputer anda dari disket mau pun perangkat keras lainnya.
Kunci casing ini melakukan halhal yang berbeda menurut fasilitas yang ditawarkan oleh motherboard dan bagaimana struktur casing itu sendiri. Pada banyak komputer pribadi, perusahaan pembuat menciptakan casing tersebut sedemikian rupa sehingga anda harus menghancurkannya untuk membukanya. Sedangkan pada tipe casing yang lain, keyboard mau pun mouse baru tidak dapat dipasangkan ke dalamnya. Periksalah mainboard anda, mau pun instruksinya untuk informasi lebih lanjut. Kadang kadang hal ini bisa menjadi sangat berguna, walau pun kunci yang digunakan seringkali berkualitas rendah dan dapat dengan mudah dikalahkan oleh si penyerang dengan metode pembukaan kunci yang dimilikinya.
Beberapa mesin terutama SPARC dan Mac punya pengaman di bagian belakangnya, sehingga jika ada yang memasukkan kabel ke dalamnya, si penyerang harus memotong kabelnya atau merusak casing untuk masuk ke dalamnya. Dengan meletakkan padlock atau combo lock akan menjadi pengamanan yang cukup baik untuk mencegah orang lain mencuri mesin anda.

   b. Keamanan BIOS
BIOS adalah tingkatan terendah dari perangkat lunak yang mengkonfigurasi atau memanipulasi perangkat keras anda. BIOS adalah singkatan dari Basic Input Output System. LILO dan berbagai metode boot Linux lainnya mengakses BIOS untuk menentukan cara untuk memboot mesin Linux anda. Perangkat keras lain yang dijalankan dengan Linux memiliki perangkat lunak yang mirip (Open Firmware di Mac dan new Suns, Sun boot PROM, dll). Anda dapat menggunakan BIOS untuk mencegah penyerang untuk memboot komputer dan memanipulasi sistem Linux anda.
Banyak BIOS komputer yang bisa diset kata kuncinya. Walau pun begitu, keamanan belum terjamin karena seseorang bisa saja menset ulang BIOS atau pun membuangnya jika ada orang yang mampu memasuki casingnya. Mirip dengan itu, EEPROM S/Linux dapat diset untuk memenuhi sebuah kata kunci boot. Hal ini mungkin dapat
memperlambat gerak si penyerang. Resiko lainnya dari mempercayai kata kunci BIOS untuk mengamankan sistem anda adalah masalah kata kunci yang digunakan. Kebanyakan pembuat BIOS tidak berharap pembeli untuk membuka komputernya dan mencabut baterai untuk menghilangkan kata kuncinya apabila mereka lupa. Pembuat BIOS ini seringkali melengkapi BIOS mereka dengan kata kunci standar dari pembuatnya.
Banyak BIOS dari komputer dengan sistem Intel i386 memberikan kemudahan untuk mengatur berbagai macam seting keamanan. Periksalah manual BIOS anda atau lihatlah pada saat anda akan melakukan boot up lagi. Sebagai contoh, beberapa BIOS tidak mengizinkan anda untuk memboot dari disket dan menuntut kata kunci untuk mengakses fasilitas tertentu dari BIOS. Sebagai catatan, jika anda memiliki mesin server, dan anda mengeset sebuah kata kunci boot, mesin anda tidak akan melakukan boot tanpa sepengetahuan dari anda sendiri. Ingatlah bahwa anda harus masuk ke ruangan server dan menyediakan kata kunci setiap kali terjadi penurunan daya listrik.

   c. Keamanan Boot Loader
Berbagai macam boot loader Linux juga memiliki seperangkat kata kunci boot. Sebagai contoh, LILO memiliki kata kunci dan beberapa seting tertutup. LILO akan meminta masukan berupa kata kunci dari pengguna, sementara seting tertutup meminta kata kunci boottime jika anda menambahkan option (misalnya single) di prompt LILO.
Ingatlah selalu kata kunci yang anda masukkan pada saat seting. Juga jangan lupa bahwa kata kunci tersebut akan memperlambat gerakan beberapa hacker. Jika anda menerapkan keamanan dalam bootloader, aturlah BIOS anda sehingga komputer tidak bisa diboot dari disket, dan berikan kata kunci pada BIOS anda.
Jangan lupa juga untuk menset atribut berkas /etc/lilo.conf menjadi 600 (rw), yang artinya berkas tersebut hanya bisa dibaca dan ditulis oleh root. Jika tidak, orang lain akan dapat mengetahui kata kunci anda. Jika anda memiliki sebuah server, dan memberikan kata kunci boot, maka mesin anda tidak akan dapat memboot tanpa seizin anda. Ingatlah bahwa anda harus datang dan memasukkan kata kunci setiap kali terjadi masalah dengan daya listrik pada ruangan di mana server berada.

2. Keamanan Lokal.
    a. Membuat Account Baru
Anda harus yakin bahwa anda menyediakan account pengguna dengan keleluasaan minimal sesuai dengan tugas yang akan mereka kerjakan. Jika anda menyediakan account kepada seorang anak berumur 10 tahun, anda mungkin hanya akan memberikan akses ke program pengolah kata dan program menggambar kepadanya, sehingga dia tidak bisa menghapus berkas yang bukan miliknya sendiri.
Beberapa tips yang mungkin bisa membantu membatasi akses:
·Berikan kepada mereka akses yang minimum sesuai dengan kebutuhannya
·Berhatihatilah, perhatikan kapan dan dimana mereka login
·Pastikan bahwa anda telah menghapus account yang sudah tidak digunakan lagi, yang dapat anda tentukan dengan perintah 'last' atau pun dengan memeriksa berkas log aktivitas dari tiap pengguna.
·Penggunaan userid yang sama untuk semua komputer dan jaringan sangat dianjurkan untuk mempermudah pemeliharaan account, dan memudahkan analisa berkas log.
·Pembuatan userid dengan group harus dihindari. Account pengguna lebih mudah untuk diawasi dan diperhitungkan, berbeda halnya dengan account group.

   b. Keamanan Root
Account root memiliki akses penuh terhadap keseluruhan sistem. Ingat jangan menggunakan account root dengan sembarangan. Gunakan account root hanya untuk
mengerjakan suatu pekerjaan khusus saja dan lakukan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama. Biasakan untuk menggunakan account pengguna biasa untuk menjalankan aplikasi sehari hari. Bahkan kesalahan terkecil yang dilakukan pada saat login sebagai root dapat menyebabkan kekacauan yang fatal.
Beberapa trik untuk menghindari kekacauan ketika login sebagai root:
·Ketika mengetikkan beberapa perintah yang kompleks, cobalah untuk menjalankannya pertama kali dengan cara yang aman, khususnya perintah yang menggunakan globbing. Anda dapat juga menggunakan echo di depan perintah yang anda ketikkan, sehingga anda yakin bahwa anda benar benar ingin menjalankannya.
·Menyediakan pengguna dalam sistem anda dengan alias standar (alias rm='rm i' ke perintah rm untuk memberikan konfirmasi mengenai penghapusan berkas.
·Jadilah root hanya untuk melakukan pekerjaan tertentu saja. Jika anda ingin mencoba sesuatu, cobalah dengan login pengguna biasa sampai anda yakin apa yang akan anda lakukan dengan login root.
·Variabel path untuk root sangat penting. Cobalah batasi isi variabel path perintah untuk root dan jangan memasukkan "." (direktori saat ini) ke dalam variabel path. Jangan pernah memberikan izin akses tulis ke dalam direktory yang ada di variabel path, supaya pengguna lain tidak bisa memasukkan berkas binary lain yang bisa membuatnya menjadi root setelah anda mengeksekusi berkas binary tersebut.
·Jangan menggunakan perangkat lunak tools rlogin/ rsh/ rexec sebagai root. Karena perangkat lunak tersebut mudah diserang oleh penyusup. Jangan pula membuat sebuah berkas .rhost untuk root.
·Dalam berkas /etc/securetty terdapat daftar terminal di mana root dapat login. Berhati hatilah apabila anda ingin memodifikasinya. Sedapat mungkin loginlah sebagai pengguna biasa, dan gunakan perintah su untuk mendapatkan akses lebih.
·Terakhir cobalah untuk bersikap tenang dan berpikir jernih ketika login sebagai root. Apa pun yang anda lakukan sebagai root akan sangat mempengaruhi banyak hal. Karena itu berpikirlah sebelum anda melakukan hal bodoh yang dapat merusak seluruh sistem.

 

R324 | Copyright © 2011
Designed by Rinda's Templates | Picture by Wanpagu
Template by Blogger Platform